pendidikan keluarga - Sikap Orangtua Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Sikap Orangtua Terhadap Anak Memengaruhi Tumbuh Kembangnya

Seberapa sering Anda memeluk anak Anda? Seberapa sering Anda mengatakan bahwa Anda mengasihi mereka? Kita semua hidup dalam kesibukan dunia, tekanan pekerjaan, dan perhatian yang tiada hentinya sebagai orangtua. Namun hal terpenting yang harus dilakukan ialah berhenti sejenak dari aktivitas dan memberikan kasih sayang kepada anak. Sebuah penilitan terbaru memfokuskan diri pada hubungan antara kasih sayang orangtua kepada anak di masa kecil dengan kesehatan dan kebahagian di masa depan.

Sebuah organisasi riset terkemuka di Amerika Serikat menyebutkan bahwa kehangatan dan kasih sayang orangtua kepada anak di masa kecilnya akan membawa anak tersebut ke arah yang positif seumur hidup mereka. Seperti kurangnya rasa cemas, stress, dan emosional. Anak tidak akan mudah merasa cemas dan takut di masa depan. Anak merasa pemenuhan kebutuhan akan kasih sayang di masa kecil telah terpenuhi.

psikologi anak - Sikap Orangtua Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Sebuah penelitian dilakukan untuk membuktikan hal tersebut. Di Amerika Serikat dilakukan penelitian dengan memisahkan 10 anak anjing yang baru lahir ke dalam dua kelompok yang terdiri dari masing-masing 5 ekor. Kelompok pertama akan mendapatkan kasih sayang dari tim perawat. Anak anjing tersebut diberi susu dan makanan dengan cara dielus lembut. Setiap hari berjalan demikian. Kelompok kedua mendapat perlakuan berbeda. Anak anjing tersebut tetap diberi susu dan makanan, hanya saja tidak mendapatkan peluk dan kasih sayang dari sang perawat. Kedua kelompok tersebut berjalan demikian setiap harinya. Hingga pada saat usia 3 bulan, anak anjing pada kelompok dua mati satu per satu. Sedangkan anak anjing pada kelompok pertama tumbuh sehat hingga dewasa.

Hewan pun dapat merasa kasih sayang atau merasa terbuang ketika tidak diberikan kasih sayang. Terlebih lagi manusia, seorang anak akan bahagia dan sehat jika ia mendapat kasih sayang yang cukup saat masa kecil. Di sinilah kasih sayang orangtua sangat berperan penting.

Terbukti melalui teori pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang diungkapkan oleh Abraham Maslow (1940). Maslow mengungkapkan bahwa manusia membutuhkan lima kebutuhan dasar agar menuju kehidupan yang positif di masa depan. Teori ini juga dikenal dengan piramida kebutuhan dasar yang terdiri dari: kebutuhan akan fisiologi, kebutuhan keamanan, kebutuhan akan cinta dan kasih sayang, kebutuhan self esteem (harga diri), dan kebutuhan aktualisasi diri. Pada tingkat ketiga disebutkan manusia membutuhkan pemenuhan akan kasih sayang. Maslow berpendapat bahwa meskipun fisiologis (sandang, pangan, pakan) seseorang terpenuhi, percuma saja jika ia tidak mendapatkan kasih sayang. Kasih sayang pertama yang didapat ialah dari orangtua. Ketika seorang anak merasa cukup akan kasih sayang orangtua, ia akan merasa kebutuhannya terpenuhi.

Harga diri yang lebih tinggi, akademis yang lebih baik, dan lebih sedikit masalah psikologis, telah dikaitkan dengan jenis kasih sayang orangtua kepada anak. Di sisi lain, anak yang tidak memiliki orangtua yang mengasihi mereka, akan cenderung memiliki harga diri dan kepercayaan diri yang lebih rendah, merasa diasingkan, merasa terbuang, dan anti sosial. Bagi mereka untuk apa berhubungan dengan sosial jika lingkungan terdekat seperti orangtua dan keluarga saja tidak memiliki kasih sayang yang cukup. Anak tersebut cenderung tertutup akan dunia luar.

Sebaliknya, anak yang mendapat kasih sayang penuh dari orangtua merasa segala kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi. Ia tidak takut dunia luar, bahkan memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap dunia luar. Dalam beberapa kasus, anak-anak mampu mengambil contoh kehidupan yang dijalani orangtua. Ketika orangtua berhasil memuaskan kebutuhan anak di masa kecil, akan tersebut juga akan melakukan hal serupa kepada orangtua di masa depan.

Kesibukan pekerjaan terkadang menjadi alasan para orangtua tidak memiliki waktu untuk anak. Banyak orangtua mengeluhkan, “saya tidak memiliki waktu”. Berangkat kerja di pagi hari sebelum anak bangun tidur. Dan pulang larut malam ketika anak sudah tidur. Lalu kapan waktu yang tepat? Luangkan waktu Anda sejenak, sebelum Anda merebahkan diri di tempat tidur. Lakukan hal ini: peluk anak dan katakan Anda mengasihi mereka. Hal kecil seperti itu mampu menyematkan semangat kepada anak. Setidaknya anak tahu bahwa ia punya orangtua yang mengasihinya.

psikologi anak - Sikap Orangtua Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Saat akhir pekan, Anda juga sibuk dengan pekerjaan Anda. Luangkan waktu Anda pada akhir pekan untuk pergi berlibur bersama keluarga. Lupakan tentang pekerjaan, deadline, dan gadget sejenak. Fokuskan diri pada anak Anda. Masa depan anak Anda berada pada tangan Anda, pada bagaimana Anda memberikan kasih sayang kepada anak di masa kecil.

About the Author

By rachel / Editor, bbp_participant

Follow rachel
on Sep 07, 2017

No Comments

Leave a Reply