Paket Wisata Edukasi Toraja I

Tana Toraja adalah tempat konservasi peradaban budaya Proto Melayu Austronesia yang masih terawat hingga kini. Kebudayaan adat istiadat, seni musik, seni tari, seni sastra lisan, bahasa, rumah, ukiran, tenunan dan kuliner yang masih sangat tradisional. Pemerintah Indonesia mengupayakan agar Tana Toraja bisa dikenal di dunia Internasional, salah satunya adalah mencalonkan Tana Toraja ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Kebanyakan masyarakat Tana Toraja hidup sebagai petani. Komoditi andalan dari daerah ini adalah sayur-sayuran, kopi, cengkeh, cokelat dan vanili.

Paket Wisata Edukasi Toraja I adalah salah satu program wisata edukasi dari wisataedukasi.id yang akan mengajak Anda mengunjungi lokasi-lokasi bersejarah, menarik dan seru di Tana Toraja selama 4D3N.

Siapkan diri Anda dan keluarga untuk menyaksikan keindahan Indonesia bersama wisataedukasi.id!

Categories: ,

Description

Day 1

Penjemputan di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar langsung menuju Taman Prasejarah Leang-Leang di Maros.  Pegunungan Karst yang sudah berumur ribuan tahun ini diakui sebagai kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah Guangzhou di China. “Leang-Leang” dalam bahasa setempat memiliki arti “goa”. Goa prasejarah yang terdapat di Leang-Leang ini sangat menarik, karena goa ini adalah tempat tinggal dan penghuninya meninggalkan jejak dalam berbagai bentuk gambar dan cetakan tangan di dinding goa. Dari sini melanjutkan perjalanan menuju Rammang-Rammang, yang merupakan sebuah desa di gugusan pegunungan karst. “Rammang-Rammang”  berarti sekumpulan awan atau kabut. Desa ini diberi nama Rammang-Rammang, karena awan atau kabut akan selalu turun, terutama di pagi hari atau ketika hujan. Setelah makan siang, perjalanan dilanjutkan menuju Toraja. Tiba di Toraja, Anda akan diajak untuk makan malam di restoran lokal, lalu check in hotel dan istirahat.

Day 2

Hari kedua Anda akan diajak mengunjungi Desa Ke’te Ke’su, yang merupakan kawasan cagar budaya dan pusat berbagai upacara adat Tana Toraja serta berbagai ritual adat lainnya. Desa Ke’te’ Ke’su terdiri dari padang rumput dan padi yang mengelilingi rumah adat Tana Toraja, yaitu Tongkonan. Dari Desa Ke’te’ Ke’su lalu menuju Londa, makam goa yang berada di sebuah bukit, di dalamnya juga berisi peti mati, tulang dan tengkorak jenazah yang sudah berumur ratusan tahun. Disini akan terlihat barisan patung kayu yang dikenal dengan nama Tau-Tau dan jajaran peti-peti jenazah yang berada di dinding bukit, dikenal dengan nama Erong. Setelah dari Londa, langsung menuju Lemo. Hampir sama dengan Londa, disini Anda dapat melihat jenazah yang disimpan di ruang terbuka, tepatnya berada di dinding bukit yang curam. Tempat makam ini merupakaan perpaduan antara kematian, seni dan ritual. Arti dari Lemo adalah “jeruk”, karena perbukitan yang berada di sekitar tempat ini berbentuk seperti jeruk. Setelah makan siang, perjalanan dilanjutkan menuju Kambira atau lebih dikenal dengan nama Pohon Tarra. Pohon Tarra digunakan sebagai media pemakaman bagi bayi yang belum tumbuh gigi. Pohon tersebut akan dilubangi dengan ukuran 50×50 cm. Kemudian jenazah bayi akan ditaruh di dalam lubang pohon tersebut dalam posisi berdiri tanpa dibungkus kain kafan atau pun peti, lalu lubang ditutup dengan anyaman ijuk. Menjelang sore Anda akan diajak untuk menikmati kopi khas Toraja di Rantepao, lalu makan malam dan kembali ke hotel untuk istirahat.

Day 3

Pada hari ketiga perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi Bori Parinding, salah satu kompleks megalithikum. Batu-batu purba berketinggian di luar jangkauan manusia, tertancap kokoh di pelataran Bori. Batu-batu ini menunjukkan status orang yang meninggal. Semakin tinggi, maka semakin terhormat pula lah dia. Dari Bori Parinding dilanjutkan menuju Batutumonga, disini Anda akan dimanjakan dengan keindahan pemandangan alam dan udaranya yang cukup dingin. Pada waktu pagi hari, sore hari atau bahkan pada jam 12.00 siang dan kebetulan saat itu cuaca lagi mendung, maka Anda laksana berdiri di suatu negeri yang berada di atas awan. Selesai makan siang perjalanan dilanjutkan menuju Desa Sa’dan To’barana, yang merupakan daerah pusat tenun di Toraja. Di desa ini Anda akan melihat langsung proses pembuatan kain Tenun Ikat, dari benang hingga menjadi kain. Proses pewarnaan pada kain tenun ini menggunakan bahan bahan alami. Setelah makan malam dan berkeliling kota Rantepao, lalu kembali menuju ke hotel dan istirahat.

Day 4

Perjalanan menuju Makassar, singgah di pegunungan Batukabombong atau Gunung Nona, disini Anda dapat menikmati pemandangan pegunungan yang sangat indah. Tiba di Makassar Anda akan diantar ke pusat oleh-oleh khas Makassar, lalu diantar menuju Sultan Hasanuddin International Airport.

Selesailah Wisata Edukasi Toraja I. Sampai jumpa di tour berikutnya.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Paket Wisata Edukasi Toraja I”

Your email address will not be published. Required fields are marked *