permainan edukasi anak - Cobalah Eksperimen Bunga Berikut untuk Tumbuh Kembang Anak Lebih Maksimal

Cobalah Eksperimen Bunga Berikut untuk Tumbuh Kembang Anak Lebih Maksimal

 

Anak seringkali merasa bosan dengan sekolah. Atau bahkan anak Anda sering tidak ingin berangkat ke sekolah? Lalu apa yang akan Anda lakukan? Membiarkannya? Atau memaksanya untuk kembali sekolah?

Memaksa bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Semakin Anda memaksa anak untuk belajar, anak semakin merasa enggan untuk belajar dan semakin memberontak.

Anda bisa mengakalinya dengan cara berikut, yaitu melakukan beberapa eksperimen yang menyenangkan untuk anak namun tetap memiliki nilai belajar yang dapat dipelajari oleh anak.

Percobaan ini sangat bagus untuk mengajarkan anak tentang tanaman dan bunga dan bagaimana mereka berkembang. Hal ini juga sangat menyenangkan!

Bahan

  • Bunga putih
  • Pewarna makanan
  • Pot kaca atau vas bunga
  • Gunting

Metode :

  1. Mulailah dengan memangkas bunga agar sesuai dengan vas atau gelas apa pun yang Anda gunakan. Memberikan bunga potongan segar juga membantu mereka menyerap air berwarna lebih cepat.
  2. Isi vas Anda dengan jumlah air yang diinginkan, lalu mintalah anak menambahkan beberapa tetes pewarna makanan dan bunga ke setiap vas bunga.
  3. Minta anak melakukan pengamatan dan berhipotesis apa yang akan terjadi pada bunga saat mereka hidup di air berwarna. Lalu, tempatkan bunga di tempat yang cerah.
  4. Minta anak-anak mengamati bunga selama beberapa hari berikutnya. Sebagai bunga minum air mereka ajaib akan berubah warna.
  5. Ok, jadi ini bukan sihir sama seperti Science, tapi percobaan ini masih cukup ajaib! Anak akan sangat bersemangat untuk memeriksa bunga mereka setiap hari, dan mereka senang melihat mereka tumbuh lebih penuh warna dari waktu ke waktu.

Inilah tampilan bunganya setelah 14 hari di dalam air.

permainan edukasi - Cobalah Eksperimen Bunga Berikut untuk Tumbuh Kembang Anak Lebih Maksimal

Begitu berwarna dan menyenangkan!

Apa yang dapat anak pelajari dengan melakukan eksperimen ini?

1. Bagaimana tanaman dan bunga tumbuh subur

Apakah mereka dalam pengaturan yang dipotong atau tumbuh di kebun, semua bunga membutuhkan air agar tetap segar dan segar. Bunga, seperti kebanyakan tanaman, menyerap air terutama melalui kombinasi osmosis, aksi kapiler dan transpirasi. Faktor-faktor seperti tekstur tanah dan presipitasi mengendalikan jumlah air yang tersedia bagi tanaman. Meskipun kebutuhan air bervariasi menurut spesies, jumlah air yang diserap oleh bunga sangat bergantung pada beberapa faktor lingkungan.Setelah bunga dipotong, ia akan cepat pudar jika tidak terhidrasi dengan benar.

Kerusakan pada batang akan mencegah air mengalir melalui xilem, sehingga terjadi pengelupasan, kekuningan dan peluruhan cepat. Menggunakan pisau tajam membantu menghindari penghancuran batang. Toko bunga sering memotong tangkai bunga di bawah air hangat dan mengalir untuk meningkatkan penyerapan air. Bunga potong menyerap air hangat (sekitar 110 derajat Fahrenheit) lebih mudah daripada air dingin. Menempatkan pengaturan bunga jauh dari konsep dan sinar matahari langsung membantu mencegah kehilangan air. Pertumbuhan bakteri bisa menyumbat batang, mencegah bunga potong menyerap air. Menggunakan vas bersih dan mengubah air sering membantu pengaturan bunga bertahan lebih lama.

2. Bunga & Penyerapan

Tanaman menyerap air melalui rambut mungil yang menutupi permukaan akar. Air diserap oleh osmosis – pergerakan molekul air melalui membran semipermeabel dari daerah dengan konsentrasi tinggi hingga area dengan konsentrasi rendah. Jaringan pengikat air atau xilem menyediakan jalur tabung yang menarik air ke atas ke daun melalui aksi kapiler. Molekul air tertarik satu sama lain dan menempel pada lapisan tabung xilem, menciptakan kolom air yang naik. Bahkan bunga potong terus menyerap air melalui xylem di batangnya.

Transpirasi, pelepasan uap air melalui daun, merupakan kekuatan utama yang mengendalikan pergerakan air melalui tanaman. Transpirasi diatur oleh stomata, pori-pori kecil di bagian bawah daun yang terbuka dan dekat untuk melepaskan uap air dan pertukaran karbon dioksida dan oksigen. Bila konsentrasi air tanaman tinggi, stomata terbuka untuk melepaskan kelebihan air; Saat air turun, stomata dekat untuk menghemat kelembaban.

3. Fakta Tentang Bunga

Bila kelembaban relatif tinggi, air tidak menguap ke atmosfir secepatnya karena udara yang mengelilingi daunnya sudah sarat dengan uap air. Transpirasi dan absorpsi air dalam kondisi lembab. Bila kelembaban relatif rendah, penyerapan air meningkat. Kondisi berangin meningkatkan tingkat penyerapan air karena gerakan udara di sekitar daun menyebabkan air menguap lebih cepat.

 

About the Author

By rachel / Editor, bbp_participant

Follow rachel
on Jan 24, 2018

No Comments

Leave a Reply