edukasi anak - Tips Untuk Mendisiplinkan Anak Tanpa Menghukumnya

Berikut 3 Tips Untuk Mendidik dan Mendisiplinkan Anak Anda Tanpa Harus Menghukumnya

 

Tentu kita ingin anak-anak kita belajar dari kesalahan mereka dan tidak mengulanginya. Jadi, pemikiran alami adalah mengirim mereka ke “time out” atau naik ke kamar mereka untuk “memikirkan apa yang telah mereka lakukan.” Kecuali mereka tidak melakukannya.

Dan mereka cenderung mengikuti perilaku yang sama meski mendapat hukuman. Jadi, bagaimana Anda tahu bagaimana mendisiplinkan anak Anda?

Seringkali, kita menyamakan istilah “disiplin” dengan hukuman. Tetapi kata “disiplin” berasal dari kata Latin “disciplina,” yang berarti “mengajar, belajar.”

 Itulah kunci untuk memperbaiki perilaku anak-anak kita – memberi mereka alat yang mereka butuhkan untuk belajar perilaku yang lebih baik. Bila kita disiplin dengan cara yang dimaksudkan hanya untuk menghukum dan meminta anak “membayar” atas kesalahan mereka, tidak membantu anak kita belajar bagaimana membuat pilihan yang tepat lain kali. Tidak ada yang suka diperintahkan di sekitar – hukuman dapat menyebabkan perebutan kekuasaan, dan karena anak-anak kita tahu perilaku buruk ini mendapat perhatian, mereka akan terus melakukannya.

Ketika sampai pada mengetahui bagaimana mendisiplinkan anak Anda, kita dapat berfokus pada tiga bidang utama: memberi mereka perhatian positif yang mereka butuhkan dan idamkan, meluangkan waktu untuk pelatihan, dan menetapkan batasan dan tetap berpegang teguh pada mereka.

1. Isi Keranjang Perhatian

Anak butuh perhatian, polos dan sederhana. Jika kita tidak menyimpan “keranjang perhatian” itu penuh dengan perhatian positif, anak-anak akan mencari perhatian yang bisa mereka dapatkan – bahkan perhatian negatif. Mereka akan menekan tombol kita dengan perilaku negatif karena untuk anak kecil, bahkan perhatian negatif pun lebih baik sehingga tidak ada perhatian sama sekali.

Ini tidak berarti Anda harus berada di pihak anak Anda 24 jam – hanya perlu beberapa menit sehari untuk menghabiskan satu lawan satu dengan anak Anda, bebas gangguan dan melakukan sesuatu yang mereka ingin lakukan, akan menuai penghargaan yang sangat besar. Dalam perilaku merekaAmbil 10 menit sekali atau dua kali sehari dengan setiap anak bermain game yang mereka pilih atau baca buku favorit mereka. Biarkan telepon berdering. Letakkan ponsel di lemari.

Saat Anda mengisi keranjang perhatian anak-anak Anda secara positif dan proaktif, anak-anak Anda akan menjadi lebih kooperatif dan kecil kemungkinannya untuk mencari perhatian dengan cara yang negatif.

Hidup itu sibuk untuk semua orang, dan menemukan waktu tambahan pada siang hari mungkin menakutkan pada awalnya, tapi anggap ini sebagai investasi dalam hubungan Anda dengan anak-anak Anda dan dalam memperbaiki tingkah lakunya. Ketika sampai pada mengetahui bagaimana mendisiplinkan anak Anda, memberi mereka apa yang mereka butuhkan untuk menghindari perilaku buruk di tempat pertama dapat memiliki dampak yang besar.

2. Luangkan Waktu untuk Pelatihan

Sewaktu Anda memikirkan bagaimana mendisiplinkan anak Anda, penting untuk diingat bahwa kata disiplin berakar pada makna pembelajaran dan pengajaran. Cara terbaik untuk mendisiplinkan anak Anda adalah membantunya membuat pilihan yang lebih baik. Anda bisa berperan memainkan perilaku, menggunakan suara yang tenang.

“Saya benar-benar ingin bermain dengan traktor itu saat Anda selesai.”

“Saya ingin makanan ringan, please.”

Beralih peran dan berpura-pura menjadi anak Anda, dan biarkan si kecil mengarahkan Anda melalui pilihan yang lebih baik. . Bersemangatlah saat mereka membuat pilihan yang tepat.

“Saya melihat Anda bekerja keras untuk membersihkan ruang bermain sendirian! Itu sangat membantu. Saya sangat menghargainya.”

“Terima kasih telah membagikan buku ini dengan kakakmu. Seberapa baik! “

3. Tetapkan Batas untuk Mereka

Anak-anak tumbuh subur saat mereka memiliki struktur dan mengetahui batas-batasnya. Jangan berlebihan dengan ratusan peraturan, tapi fokus pada apa yang paling penting bagi keluarga Anda.

Bersikaplah jelas tentang peraturan dasar dan apa yang terjadi ketika seseorang melanggar peraturan—pastikan bahwa setiap orang memahami konsekuensinya terlebih dahulu dan bahwa disiplin tersebut terkait dengan perilaku buruk tersebut. Jika mereka lupa untuk menyingkirkan piring mereka setelah makan malam, mereka harus memuat dan menurunkan mesin pencuci piring.

Membersihkan kamar mereka karena mereka tidak melakukan pekerjaan rumah mereka tidak berhubungan. Yang terpenting, konsisten. Ikuti setiap saat dengan konsekuensi yang disepakati saat anak-anak mendorong peraturan. Secara keseluruhan, ingatlah bahwa mengetahui bagaimana mendisiplinkan anak Anda berakar dalam membantu mereka belajar bagaimana membuat pilihan yang tepat, bukan hukuman. Tegaskan dan beri mereka perhatian, aturan dan batasan yang mereka butuhkan.

About the Author

By rachel / Editor, bbp_participant

Follow rachel
on Mar 01, 2018

No Comments

Leave a Reply