permainan edukasi - Apakah Anak Membutuhkan Fidget Spinner?

Apakah Anak Memerlukan Fidget Spinner Bagi Tumbuh Kembangnya? Temukan Alasannya!

Fidget spinner mulai populer pada awal tahun 2017. Baru beberapa bulan kehadiran benda ini sudah cukup membuat orang penasaran. Penasaran akan bentuknya, cara bermain, dan juga fungsinya. Fidget spinner atau disebut juga pemintal gelisah, pada umumnya terdiri dari 3 sisi. Pada setiap sudut, terdapat logam berat yang menjaga agar dapat berputar stabil. Semakin lama fidget spinner berputar, semakin tinggi nilainya.

Fidget spinner sudah ditemukan pada tahun 1993 namun baru belakangan ini menjadi trend di kalangan masyarakat Indonesia. Fidget spinner muncul dengan berbagai bentuk dan warna, tidak melulu 3 sisi, ada pula yang hanya 2 sisi, bahkan 1 lingkaran. Fungsi fidget spinner yang awalnya untuk mengatasi kegelisahan kini berubah menjadi benda yang unik dan cocok dikoleksi. Banyak orang membeli fidget spinner hanya untuk mengoleksinya saja tanpa tahu manfaatnya.

Fidget spinner dirancang pertama kali untuk menghilangkan kebiasaan fidgeting seperti menggigit kuku, menggoyangkan kaki, menggaruk kepala, dan mengetukan jari ke permukaan meja. Fidgeting merupakan respon yang muncul secara tidak sengaja akibat rasa bosan, kemudian otak mengirim pesan kepada tangan atau kaki agar bergerak untuk menghilangkan rasa bosan. Dengan adanya fidget spinner, diharapkan orang akan mengurangi kebiasaan fidgeting dan digantikan dengan bermain fidget spinner.

Ketika bermain fidget spinner, respon tubuh untuk menggerakan tubuh akan berkurang. Satu jari memutar fidget spinner untuk berputar dan selama fidget spinner berputar, otak tidak mengirim pesan untuk merespon rasa bosan. Jadi bisa dikatakan bahwa fidget spinner merupakan mainan untuk mengalihkan rasa bosan. Dalam beberapa kasus, fidget spinner digunakan untuk terapi anak dengan kebutuhan khusus. Seperti anak ADHD, autisme, dan anak-anak yang tidak bisa fokus. Mereka diberi terapi fidget spinner agar dapat fokus ketika berpikir. Selain itu dengan memainkan fidget spinner, mampu meningkatkan daya ingat dan memori seseorang.

Fidget spinner bukan hanya untuk orang dengan keterbelakangan seperti yang disebutkan. Banyak anak-anak bahkan orang dewasa menggunakan fidget spinner untuk mengatasi rasa stress mereka. Di sekolah, banyak anak memainkan fidget spinner dengan alasan agar lebih fokus belajar dan meningkatkan daya ingat. Di tempat kerja, orang dewasa memainkan fidget spinner untuk menghilangkan rasa stress dari pekerjaan.

permainan anak - apakah anak membutuhkan fidget spinner

Namun apakah fidget spinner sudah tepat penggunaannya untuk anak-anak? Apakah fidget spinner berguna untuk tumbuh kembang anak? Otak memiliki kemampuan untuk menenangkan diri sendiri. Ketika tubuh dilanda rasa bosan, otak mampu memperbaikinya. Namun kita berada di dunia yang menawarkan kepuasan instan untuk otak, tanpa harus otak bekerja. Semakin cepat kita menawarkan kepuasan kepada otak, semakin besar rasa “ketagihan” otak akan hal tersebut. Misalnya dengan bermain game online, otak akan merasa puas dengan permainan tersebut. Dengan cara yang instan inilah, otak akan terus-menerus ingin untuk mendapatkan hal serupa. Sehingga tak jarang banyak anak yang kecanduan bermain game online.

Orangtua ingin menawarkan kepuasan kepada anak dengan memberikan gadget dan game online agar anak terhindar dari rasa bosan. Ketika anak Anda datang ke sekolah, ia datang dengan emosional yang tinggi akibat bermain game online. Sehingga anak tidak dapat fokus belajar. Otak anak tidak mampu bekerja ditingkat stimulasi yang rendah dan mengharapkan kepuasan instan setiap saat. Sayangnya pada kehidupan nyata, tidak bisa menawarkan apa yang otak harapkan. Dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh gadget, kehidupan nyata penuh dengan kebosanan. Namun, hidup membutuhkan otak untuk bekerja melalui kebosanan dimana anak-anak tidak dapat menahan rasa bosan akibat terus menerus ditawarkan kepuasan instan.

Ketika muncul fidget spinner, benda ini dianggap lebih baik dari gadget. Banyak pendapat mengatakan, “lebih baik bermain fidget spinner dibandingkan gadget”. Lagi dan lagi, Anda telah membawa anak Anda ke tingkat kepuasan instan selanjutnya. Dengan memberikan fidget spinner, sama saja kita menawarkan kepuasan instan tanpa tahu apakah itu memang yang benar-benar dibutuhkan atau tidak.

mendidik anak - Apakah Anak Membutuhkan Fidget Spinner?

Sekarang, anak-anak membawa fidget spinner ke sekolah dan memainkannya di dalam kelas. Mereka terus memutarnya dengan kecepatan tinggi untuk merangsang otak mereka sepanjang hari. Semakin mereka merangsang otak, semakin mereka menginginkannya lagi dan lagi. Dan jika sedikit kepuasan yang mereka dapatkan, tidak konsentrasi untuk belajar di sekolah. Banyak sekolah telah melarang anak-anak untuk membawa fidget spinner ke lingkungan sekolah. Karena tebukti bukannya meningkatkan konsentrasi anak, tetapi membuat anak hanya berfokus untuk bermain dan akhirnya tidak fokus belajar. Mereka lebih memilih belajar untuk memainkan fidget spinner secara canggih dibanding dengan mengikuti pelajaran di kelas.

Anggapan bermain fidget spinner lebih baik daripada gadget sebenarnya sah-sah saja. Namun kita mengingat kembali tujuan fidget spinner hanyalah mainan sementara untuk menghilangkan rasa bosan dan meningkatkan fokus. Tetapi jika dengan bermain fidget spinner anak Anda menjadi lebih fokus kepada benda tersebut dibanding belajar, itu baru tidak tepat. Sama saja seperti memberikan anak gadget yang minim teknologi, bukan? Lalu apa yang seharusnya dilakukan oleh orangtua?

  • Ajarkan anak bahwa rasa bosan merupakan sesuatu yang wajar dan normal dialami setiap manusia. Bantu anak mengenali tanda kebosanan dan didik mereka untuk mengatasinya. Tidak perlu selalu mengambil tanggung jawab untuk menghibur anak, karena mereka perlu belajar untuk mengatur diri sendiri dari kebosanan.
  • Luangkan waktu Anda untuk melatih anak dari rasa bosan. Hindari penggunaan gadget atau games untuk menenangkan anak. Ajarkan anak untuk duduk diam dan menunggu.
  • Batasi anak terhadap penggunaan gadget dan teknologi lainnya. Anda pun harus melakukan hal yang sama dan luangkan waktu yang berkualitas dengan anak seperti mengajak anak bercerita apa saja yang dilakukan sepanjang hari ini
  • Berikan anak kebebasan untuk mengeksplor hal yang berada di luar rumah. Kenali ia akan hal baru yang menstimulasi otaknya. Lebih bagus terhadap lingkungan hijau.
  • Ajarkan anak untuk bersikap tenang dengan mendengarkan musik yang tenang, membaca buku, menggambar dan mewarnai.
  • Latih kemampuan anak untuk mengerjakan pekerjaan yang monoton seperti merapihkan tempat tidur, melipat pakaian, dan bantu memasak.

Jika anak Anda benar-benar membutuhkan fidget spinner, tugas orangtua ialah tetap mengawasi anak selagi memainkan fidget spinner. Jangan biarkan anak terlalu fokus dengan hal yang hanya sebagai pengganti yang bersifat sementara. Tetap ajarkan anak untuk mengatur strategi mengatasi rasa bosan pada diri sendiri.

About the Author

By rachel / Editor, bbp_participant

Follow rachel
on Aug 14, 2017

No Comments

Leave a Reply