tempat wisata - 8 Tempat Wisata yang Mengajarkan Nilai Budaya

8 Tempat Wisata Edukasi di Indonesia yang Mengajarkan Nilai Budaya untuk Keluarga Anda

 

Budaya secara epistimologis berasal dari bahasa Sansekerta yaitu ‘buddhayah’ yang merupakan bentuk jamak dari budi atau akal. Budaya sering diartikan menjadi hal-hal yang berkaitan dengan budi atau akal manusia. Dalam bahasa Inggris, budaya berarti ‘culture’ yang juga diterjemahkan menjadi kultur dalam bahasa Indonesia.

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau yang terbentang dari Aceh sampai Papua, dari Sabang sampai Merauke. Dapat terbayang bukan seperti apa luas dan besarnya tanah Indonesia yang kita diami sekarang.

Pernahkah Anda merasa bahwa tetangga Anda memiliki budaya yang terkadang berbeda dengan Anda, padahal masih tinggal dalam lingkungan yang sama? Bagaimana jika Indonesia yang sangat luas, yang memiliki keanekaragaman budaya di dalamnya. Sungguh warisan budaya yang sangat melimpah, bukan?

Ya, benar. Indonesia merupakan negara kultural, yang berarti ditinggali oleh beragam masyarakat yang memiliki bermacam budaya. Namun, budaya sudah mulai luntur dan tergantikan oleh budaya asing yang masuk ke Indonesia.

Jika Anda kilas balik pada saat Anda berada di sekolah dasar, Anda sering menyanyikan lagu daerah di sekolah. Tetapi anak Anda, dalam jaman milenial, mendengarkan musik gaya K-pop (KoreanPop). Padahal budaya Indonesia sendiri sangat penting untuk dijaga agar tetap utuh.

Tidak hanya mulai tergantikan, namun anak-anak milenial bahkan tidak mengenal kebudayaan yang ada di Indonesia. Anda dapat mencegah hal tersebut terjadi, dengan mengenalkan nilai-nilai kebudayaan pada anak Anda.

Caranya dengan mengajak anak ke tempat-tempat yang masih sangat kental dengan adat dan budaya yang dianut. Atau tempat yang memiliki sejarah kebudayaan yang sangat kuat.

Baca juga Tips Merencanakan Liburan Hemat Biaya Bersama Keluarga Anda.

Berikut beberapa tempat yang dapat dijadikan destinasi wisata edukasi budaya untuk Anda dan keluarga Anda :

1. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

Berada di daerah paling barat bagian Indonesia, yaitu Aceh. Salah satu wisata budaya adalah wisata religi atau keagamaan. Bicara soal religi, mungkin Aceh menjadi tempat yang paling kuat menjalankan agama Islam, agama yang menjadi mayoritas di Indonesia. Salah satu wisata religi di Aceh yang fenomenal adalah Masjid Raya Baiturrahman.

Sebenarnya masjid ini adalah masjid Kesultanan Aceh yang dibangun pada tahun 1022 masehi oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam. Bangunan megah ini adalah miniatur Taj Mahal. Lokasinya tepat berada di jantung ibukota, yaitu di pusat Banda Aceh.

Sebagai tempat bersejarah, yang Masjid Raya Baiturrahman dijadikan sebagai tempat wisata yang memiliki keindahan arsitektur indah dengan ukirannya yang menarik dan halaman yang luas, lengkap dengan kolam pancuran air bergaya Kesultanan Turki Utsmani. Setiap pengunjung yang datang ke maasjid ini akan berdecak kagum dengan keindahan arsitekturnya. Masjid ini juga menjadi saksi bisu bencana dahsyat tsunami Aceh yang tetap berdiri tegak.

2. Istana Maimun, Medan

Sedikit beralih ke Medan, terdapat sebuah istama peninggalan kerajaan Islam di Indonesia. Istana Maimun adalah sebuah Istana Kesultanan Deliyang juga merupakan salah satu ikon Kota Medan, Sumatera Utara. Istana yang di desain oleh Arsitektur Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid pada tahun 1891 masehi. Memiliki luas bangunan sebesar 2.772 meter persegi dan 30 ruangan ini yang terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri, dan bangunan sayap kanan.

Saat ini Istana Maimun merupakan salah satu Tempat Wisata Budaya Paling Populer di Indonesia karena usianya yang sudah tua namun juga memiliki desain interior yang unik yang memadukan unsur-unsur Warisan Kebudayaan Melayu dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia.

3. Candi Borobudur, Yogyakarta

Beralih ke Pulau Jawa, terdapat bangunan bersejarah yang fenomenal dan sangat dikenal hingga turis mancanegara. Candi Borobudur merupakan sebuah candi dari peninggalan Buddha di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini berbentuk stupa dan menurut sejarah dibangun oleh penganut Buddha Mahayana pada abad ke-8 masehi.

Borobudur adalah mahakarya Buddha di Indonesia dengan teknik arsitektur yang megah lengkap dengan ukiran relief yang detail dan bersahaja di Pulau Jawa. Di sana, wisatawan bisa melihat kekayaan lokal megalitik punden berundak.

Bangunan ini sudah menjadi salah satu Situs Warisan Dunia Unesco dan pernah menjadi satu dari 7 keajaiban dunia. Selain sebagai tempat wisata, Candi Borobudur masih sering dijadikan tempat ziarah keagamaan. Salah satunya dalam memperingati hari Trisuci, Waisak.

Pada hari raya Buddha, candi ini menjadi tempat sembahyang bagi umat Buddha, bahkan seluruh Indonesia.

4. Candi Prambanan, Sleman

Berada tak jauh dari Candi Borobudur, Candi Prambanam juga disebut sebagai Candi Roro Jonggrang. Candi ini juga populer, sama seperti Candi Borobudur. Destinasi wisata Prambanan dibangun pada abad ke-9 masehi. Lokasinya ada di Prambanan, Sleman, tepatnya 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.

Bahkan Candi Prambanan masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Candi Prambanan juga dicanangkan sebagai candi hindu terbesar di Indonesia. Di ranah internasional, candi ini bahkan dinobatkan sebagai candi termegah yang ada di Asia Tenggara. Dan kita sebagai warga Indonesia turut bangga atasnya.

Candi Prambanan menjadi tempat wisata yang memegang sejarah kebudayaan yang populer bagi wisatawan dalam negeri dan bagi seluruh dunia.

5. Pura Tanah Lot, Bali

Beralih ke Bali, pulau mungil yang menyimpan kekayaan budaya dan keindahan alam di dalamnya. Mungkin Anda sudah pernah mendengar mengenai tempat yang satu ini, atau bahkan pernah berkunjung ke Pura Tanah Lot, Bali.

Pura Tanah Lot adalah sebuah destinasi wisata budaya di Bali, Indonesia. D i tempat ini terdapat dua pura yang terletak diatas batu besar, di tepi pantai. Pura ini merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut, bagi kepercayaan Hindu.

Tempat ini menjadi salah satu tempat paling populer sebagai tempat wisata budaya yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara karena keindahan alamnya serta sebagai tempat yang menakjubkan untuk melihat matahari tenggelam (sunset).

Lokasi Pura Tanah Lot ini adalah di Beraban, Kediri, Tabanan Bali. Dari pusat Kota Tabanan, lokasinya berjarak sekitar 13 kilometer ke arah selatan. Di sana juga ada Budaya Odalan yang diperingati setiap 210 hari sekali oleh masyarakat sekitar.

6. Pura Luhur Uluwatu, Bali

Bali memang dikenal sebagai tempat yang memegang kebudayaan yang sangat kuat dari jaman nenek moyang mereka hingga sekarang. Banyak terdapat pura atau tempat pemujaan para dewa bagi kepercayaan Hindu di Bali.

Salah satunya ialah Pura Luhur Uluwatu di Bali merupakan salah satu pura yang cukup terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Pura ini berada di ujung barat daya Pulau Bali dan berdiri di atas anjungan batu karang yang tinggi. Pura ini berbatasan langsung dengan laut.

Pura ini adalah jenis Pura Sad Kayangan yang dipercaya sebagai penyangga dari 9 mata angin oleh masyarakat Hindu di Bali. Lokasinya ada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

Selain karena keunikan pura dan kekayaan budayanya, lokasi ini menjadi populer karena dibawahnya ada Pantai Pecatu yang memiliki ombak besar dan sering dijadikan lokasi Selancar (surfing) kelas dunia. Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan alam dari atas tebing yang langsung berbatasan dengan lautan.

7. Festival Lembah Balliem, Papua

Beralih ke bagian paling timur Indonesia, yaitu Papua. Seringkali daerah ini dianggap sebagai daerah yang ‘ketinggalan jaman’ karena masih sangat kental akan kebudayaan. Namun uniknya, tanah Papua merupakan tanah yang kaya dan cocok dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi karena kekayaan budaya di dalamnya.

Terdapat sebuah festival yang sangat dikenal hingga sekarang, yaitu festival Lembah Baliem. Festival ini adalah festival tahunan khas suku Papua. Festival Lembah Baliem ini diambil dari kepercayaan yang dianut oleh suku-suku setempat. Salah satu kepercayaan yang diyakini adalah bahwa perang bukan hanya merupakan sebuah konflik untuk memperjuangkan kepentingan dan kekuasaan belaka, melainkan juga menjadi simbol kemakmuran dan kesuburan.

Hal ini tentu saja bertentangan dengan misi perdamaian. Oleh karena itu, kurang lebih 20 tahun belakangan, pemerintah daerah setempat telah memberikan sosialisasi pada masyarakat sekitar mengenai perdamaian antar suku.

Lalu dibukalah Festival Lembah Baliem. Tujuannya adalah untuk menggantikan perang antar suku, sehingga ritual perang di pedalaman bisa beralih menjadi kesenian yang unik dan indah.

8. Toraja, Tana Toraja

Beralih ke Pulau Sulawsi, Kabupaten Tana Toraja merupakan sebuah daerah yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Tana Toraja sudah lama menjadi destinasi wisata yang unik di Indonesia.

Wisatawan yang datang bukan hanya wisatawan lokal, melainkan juga wisatawan internasional yang penasaran dengan tradisi adat, arsitektur adat, sampai upacara adat Toraja.

Tana Toraja dihuni oleh Suku Toraja yang mendiami daerah pegunungan. Mereka mempertahankan gaya hidup yang khas. Bahkan mereka juga masih berpegang pada gaya hidup Austronesia yang dekat dengan alam.

Kebudayaan adat istiadat, seni musik, seni tari, seni sastra lisan, bahasa, rumah, ukiran, tenunan dan kuliner yang masih sangat tradisional. Pemerintah Indonesia mengupayakan agar Tana Toraja bisa dikenal di dunia Internasional, salah satunya adalah mencalonkan Tana Toraja ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Kebanyakan masyarakat Tana Toraja hidup sebagai petani. Komoditi andalan dari daerah ini adalah sayur-sayuran, kopi, cengkeh, cokelat dan vanili.

About the Author

By rachel / Editor, bbp_participant

Follow rachel
on Feb 09, 2018

No Comments

Leave a Reply